info@uinkhas.ac.id (0331) 487550

UIN KHAS Jember Dorong Lahirnya Cendekiawan Muslim yang Berdampak Sosial

Home >Berita >UIN KHAS Jember Dorong Lahirnya Cendekiawan Muslim yang Berdampak Sosial
Diposting : Kamis, 02 Apr 2026, 13:01:57 | Dilihat : 39 kali
UIN KHAS Jember Dorong Lahirnya Cendekiawan Muslim yang Berdampak Sosial


Humas - Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diharapkan tidak berhenti pada fungsi akademik semata, tetapi mampu melahirkan cendekiawan Muslim yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pesan ini mengemuka dari arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam kegiatan ASN Quality Update di UIN Datokarama Palu, Rabu (1/4/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, kebijakan ini sejalan dengan visi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dalam mengintegrasikan keilmuan, keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menteri Agama menegaskan, PTKIN (baik UIN, IAIN, maupun STAIN) tidak cukup hanya menjadi pusat produksi ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, perguruan tinggi Islam dituntut menjalankan peran ganda sebagai institusi akademik sekaligus agen dakwah dan pemberdayaan umat.

Dalam paparannya, Menag membedakan antara ilmuwan, intelektual, dan cendekiawan. Ilmuwan, menurutnya, adalah mereka yang menguasai disiplin ilmu tertentu secara mendalam dan menghasilkan temuan akademik. Sementara intelektual tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan ilmu yang dimiliki. Adapun cendekiawan berada pada tingkat yang lebih tinggi, yakni sosok yang mampu menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat melalui ilmu yang dihidupi.

“Ilmu tidak berhenti pada teori. Ia harus menjadi pengalaman yang membentuk sikap dan memberi dampak,” ujar Nasaruddin.

Ia mengilustrasikan perbedaan tersebut melalui analogi sederhana seperti campuran kopi, gula, dan air panas yang secara teoritis menghasilkan rasa manis. Namun, pemahaman sejati hanya diperoleh ketika seseorang benar-benar mencicipinya. Bagi Menag, pendekatan ini menegaskan bahwa pengalaman dan kebermanfaatan menjadi inti dari keilmuan yang utuh.

Prinsip tersebut, lanjutnya, sejalan dengan nilai khairunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Dalam konteks ini, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kontribusinya terhadap kehidupan sosial.

Merespons hal itu, UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran tridarma perguruan tinggi dengan pendekatan yang lebih integratif. Berbagai program pengabdian masyarakat, riset berbasis kebutuhan lokal, hingga penguatan karakter mahasiswa menjadi bagian dari strategi kampus dalam membentuk cendekiawan Muslim yang adaptif dan solutif.

Selain itu, semangat menghidupkan kembali tradisi keilmuan klasik seperti Baitul Hikmah juga dipandang relevan. Pada masa keemasannya, Baitul Hikmah dikenal sebagai ruang lahirnya cendekiawan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

Bagi UIN KHAS Jember, gagasan tersebut menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan ekosistem akademik yang tidak hanya produktif secara ilmiah, tetapi juga transformatif bagi masyarakat. Dengan demikian, kampus tidak sekadar melahirkan lulusan berpengetahuan, melainkan figur-figur yang mampu menjembatani ilmu, nilai, dan realitas sosial secara utuh.

Sumber foto: kemenag.go.id

Berita Terbaru

Jalur RPL UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Buka Jalan Kuliah Hemat, Lulus Kilat!
02 Apr 2026By humas
Dorong Transformasi Digital, UIN KHAS Jember Kaji Layanan Berbasis AI
02 Apr 2026By humas
UIN KHAS Jember Perkuat Ekosistem Riset dan Beasiswa, Arahkan SDM Menuju Indonesia Emas 2045
02 Apr 2026By humas

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;