Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag Apresiasi Kinerja dan Dorong Penguatan Tata Kelola UIN KHAS Jember
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kegiatan Penguatan Budaya Kerja dan Profesionalisme Pegawai di Gedung Pascasarjana lantai 2 pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UIN KHAS Jember, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), para wakil rektor, Ketua Senat, serta pimpinan fakultas dan unit kerja.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama RI, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., sebagai narasumber utama yang memberikan penguatan terkait tata kelola keuangan, pengelolaan aset, serta tantangan pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum pembinaan sebagai ruang refleksi dan penguatan komitmen ASN. Menurutnya, ASN di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tidak hanya memikul tanggung jawab pendidikan, tetapi juga layanan keagamaan dan peran sosial kemasyarakatan yang bermuara pada harmoni sosial.
Ia menyebut bahwa tantangan tersebut membutuhkan riyadlah atau latihan berkelanjutan untuk membangun ketahanan diri, loyalitas, serta konsistensi dalam pengabdian di bawah naungan Kementerian Agama. “ASN harus terus berlatih, beradaptasi, dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan kembali prinsip budaya kerja yang pernah dikenal dengan konsep “SAKTI”, yakni spiritualitas, adaptif, kreatif, transformasi, dan inspiratif. Spiritualitas menjadi fondasi utama yang membedakan karakter kerja di lingkungan Kementerian Agama, sementara kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi keniscayaan di tengah dinamika kebijakan dan perubahan tata kelola yang terus berkembang.
Menurutnya, kreativitas dan kemampuan transformasi diperlukan agar setiap unit kerja tidak tertinggal oleh perubahan zaman. Pada akhirnya, ASN diharapkan mampu menjadi figur inspiratif yang memberi teladan dan membawa dampak positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan harapannya agar kegiatan pembinaan menghadirkan “cahaya yang menyinari tanpa menyilaukan”, yakni penguatan yang memberi arah dan pencerahan secara konstruktif bagi seluruh peserta.
Sementara itu, dalam paparannya, Dr. H. Ahmad Hidayatullah menekankan bahwa pengelolaan keuangan dan aset yang akuntabel menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja institusi. Ia menjelaskan bahwa satuan kerja berstatus BLU dituntut mampu menghadirkan layanan yang tersedia, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui tata kelola yang efisien dan produktif.
Ia juga menyampaikan bahwa tren kematangan tata kelola BLU di lingkungan Kementerian Agama menunjukkan peningkatan yang konsisten. UIN KHAS Jember dinilai memiliki potensi besar untuk terus memperkuat sistem manajemen keuangan dan pengelolaan aset melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta optimalisasi layanan.
Dari sisi kelembagaan, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan capaian yang stabil dari tahun ke tahun. Ke depan, penguatan efisiensi belanja, diversifikasi layanan, serta inovasi pengelolaan diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja keuangan institusi.
Melalui kegiatan ini, Kepala Biro Keuangan dan BMN mendorong seluruh pimpinan dan pegawai untuk terus menjaga integritas, memperkuat akuntabilitas, serta membangun budaya kerja profesional yang berorientasi pada mutu layanan.
Kegiatan Penguatan Budaya Kerja dan Profesionalisme Pegawai ini menjadi langkah strategis UIN KHAS Jember dalam mempercepat transformasi tata kelola, memperkuat kinerja kelembagaan, serta meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang unggul.
Penulis: Atiyatul Mawaddah
Editor: Munirotun Naimah


.jpg)
